Alone in a Riot
assalamu’alaikum
selamat sore dunia!
saya hanya berharap teman-teman sekalian yang berkunjung tidak bosan berkunjung, dan terus memberikan semangat bagi diri yang fana ini, untuk terus mengetukkan jari pada tuts keyboard dan terus berkarya, meski mungkin dunia tuli akan kehadiranmu. tetap bersama saya ya?
jujur saja, akhir-akhir ini saya merasa sangat kesepian, karena kutuliskan puisi ini.
sepi, sendiri
segala yang ada di sisi
terasa makin tak berarti
lagi dan lagi
sepi, menyelimuti
raga yang rapuh
jiwa yang kering
semakin menjadi
sepi, disini
raga yang merindu cinta suci
hingga kini tak mau peduli
tolehkan wajah,
timbulkan sakit tak terperi
sepi, kembali
aku ingin kembali
menjadi dzarrah yang tak berarti
pasrah akan kehendak-Nya
sepi, menanti
menunggu sahabat sejati
yang tak lekang oleh waktu
yang tulus menggenggam hati
dengan senyum yang selalu dinanti
sepi, menjadi
ketika diri dibekap sunyi
hanya hati sebagai lentera
menerangi jalan yang penuh
menjadikan diri semakin menjadi sepi
kini dan nanti
aku masih disini
sepi, sendiri
sepi, menyelimuti
sepi, kembali
sepi, menanti
sepi, semakin menjadi
wassalam
-al fakir, ad dhaif-
-alkindi-


wahwah…
keren banget puisinya…
makasih udah di posting…
salam hangat….
thanks pal, cuma iseng aja, he3
sama…me too,, >.<
ah kamu, bisa ajaah