<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Alkindi's Blog</title>
	<atom:link href="http://varendy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://varendy.wordpress.com</link>
	<description>just a piece of sands in the gobi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Aug 2010 15:53:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='varendy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Alkindi's Blog</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://varendy.wordpress.com/osd.xml" title="Alkindi&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://varendy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ramadhan&#8217;s Diary : The Humble Servant</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2010/08/11/ramadhans-diary-the-humble-servant/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2010/08/11/ramadhans-diary-the-humble-servant/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 15:52:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat malam dunia! rasanay semangat menulis saya sedang cukup tinggi, aka dari itu harus segera dimanfaatkan untuk menulis sebanyak-banyaknya. he3x, btw, kali ini masih dalam tema ramadhan&#8217;s diary, hari kedua tarawih atau hari pertama shaum ramadhan dijalani, ada hal menarik yang bisa saya angkat dalam tulisan ini, meski jauh dari original, tapi paling tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=117&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat malam dunia!</p>
<p>rasanay semangat menulis saya sedang cukup tinggi, aka dari itu harus segera dimanfaatkan untuk menulis sebanyak-banyaknya. he3x, btw, kali ini masih dalam tema ramadhan&#8217;s diary, hari kedua tarawih atau hari pertama shaum ramadhan dijalani, ada hal menarik yang bisa saya angkat dalam tulisan ini, meski jauh dari original, tapi paling tidak diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk para pembaca setia blog ini.</p>
<p>cerita ini sendiri berawal pada masa generasi tabi&#8217;in, artinya generasi setelah para sahabat utama berkuasa. alkisah di sebuah kota hiduplah seorang pemuda, dia adalah seorang <span id="more-117"></span> pemuda yang sangat taat beribadah dan baik akhlaknya. ia seorang pemuda yang menarik hati siapapun yang melihat, meski ia tetap sederhana.</p>
<p>waktu demi waktu pun berlalu, sang pemuda kini telah selesai lulus dari pesantren setara SMU, maka layaknya pemuda yang baru lulus ia berharap segera bisa bekerja, lamaran kerjapun dilayangkan ke banyak perusahaan, sayang tak ada yang sukses. tanpa putus asa, pemuda ini terus berusaha, mendatagi bukan hanya perusahaan, tapi juga para pengusaha dan saudagar kaya.</p>
<p>setelah hampir putus asa, pemuda itupun bertandang ke rumah seorang saudagar dagang kaya, gayungpun bersambut, meski menerima pemuda itu lebih karena kasihan, pemuda itupun diterima dan ditempatkan di kebun anggur milik saudagar kaya, tugasnya mudah. ia diwajibkan menjaga kebun anggur itu dan merawatnya dengan baik.</p>
<p>hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, tak terasa sudah lima tahun pemuda itu bekerja di kebun anggur, tanpa pernah didatangi oleh saudagar kaya, meski tetap digaji, sang saudagar hanya tercatat sekali itu saja mengunjungi kebunnya.</p>
<p>lalu pada suatu hari yang cerah, sang saudagar hendak melihat kebunnya sejak lima tahun terakhir. dilihatnya pepohonan anggur yang rimbun dan segar, maka terbitlah laparnya. disuruhnya sang pemuda untuk mengambilkannya anggur.</p>
<p>&#8220;Hai pemuda, kulihat kau telah merawat dan menjaga kebun ini dengan baik, semuanya terlihat sangat ranum dan segar, maka ambilkanlah aku satu anggur yang termanis dari kebunku&#8221;. sang pemuda bergegas untuk memilih dan langsung kembali dengan cepat</p>
<p>&#8220;tuanku, inilah anggur pesananmu, semoga berkenan&#8221; jawabnya cepat</p>
<p>namun ketika sang majikan memakan anggur itu, lidahnya merasakan asam alih-alih manis.</p>
<p>&#8220;bagaimana kamu ini? anggur yang kamu pilih berasa asam sangat, bukankah tadi sudah kubilang untuk mengambil anggur yang manis? sekarang kau ambil sekali lagi anggur yang terbaik, segar, dan termanis untukku, dan jangan salah lagi!&#8221;</p>
<p>seperti tadi, langkah sang pemuda makin bergegas dari sebelumnya, iapun kembali dengan anggur yang lebih meyakinkan, namun raut muka sang majikan tampak semakin marah.</p>
<p>&#8220;kamu ingin menghina saya ya? kenapa anggur yang ini malah lebih asam dari yang tadi? apa kamu tidak mendengar perintahku? ambil anggur yang termanis untuk saya, bukan yang asam!&#8221;</p>
<p>sang pemuda engan lirih, terbata-bata dan penuh rasa sesal berkata &#8220;maaf tuan, saya tidak tahu mana anggur yang manis di kebun ini&#8221;</p>
<p>&#8220;bagaimana kau bisa tidak tahu, sedangkan sehari-hari hanya kau yang berhadapan dengan kebun anggur ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;saya benar-benar bersumpah tidak tahu pak, sesuai dengan perjanjian kerja kita lima tahun lalu, tugas saya hanya menjaga dan merawat kebun anggur ini, selama lima tahun ini itulah yang saya kerjakan, saya tidak berani untuk merasakan anggur tuan, walau hanya sebutir saja&#8221;</p>
<p>sang pemilik kebun terbelalak akan kejujuran pemuda itu, alhasil karena melihat akhlak pemuda itu, akhirnya ia dinikahkan dengan putrinya yang cantik jelita, solehah, dan mewarisi kekayaan sang majikan. dari rahim istrinya tersebut lahirlah seorang mujaddid besar bernama Abdullah bin Mubarok.</p>
<p>sungguh sebuah harta yang mungkin dimasa kini telah terkubur dalam-dalam, ada dalam diri seorang Mubarok, sebuah harta bernama kejujuran dan kesolehan.</p>
<p>wassalam</p>
<p>al-fakir ad-dhaif</p>
<p>alkindi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=117&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2010/08/11/ramadhans-diary-the-humble-servant/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan&#8217;s Diary : The Humble Leader</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2010/08/11/ramadhans-diary-the-humble-leader/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2010/08/11/ramadhans-diary-the-humble-leader/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 15:25:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[asalamu&#8217;alaikum selamat malam dunia ! kemarin resmi sudah umat islam memasuki bulan cinta, apa lagi kalau bukan ramadhan, well ternyata, memang ramadhan sebuah bulan yang super istimewa. paling tidak saya telah membuktikannya sendiri. penasaran? just don&#8217;t takes your eyes off this page, will ya? malam pertama tarawih, saya langsung disuguhi pelajaran berharga, bahwa ternyata seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=114&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>asalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat malam dunia !</p>
<p>kemarin resmi sudah umat islam memasuki bulan cinta, apa lagi kalau bukan ramadhan, well ternyata, memang ramadhan sebuah bulan yang super istimewa. paling tidak saya telah membuktikannya sendiri. penasaran? just don&#8217;t takes your eyes off this page, will ya?</p>
<p>malam pertama tarawih, saya langsung disuguhi pelajaran berharga, bahwa ternyata seorang pemimpin, bagaimanapun idealnya haruslah selalu merupakan refleksi dari bawahan atau rakyatnya, begini ceritanya<span id="more-114"></span></p>
<p>semuanya berjalan normal, seperti biasa, saya menunaikan ibadah tarawih, di mushola kami, formatnya adalah 2-2-2-2-3, yang terakhir adalah witir pastinya, sampai di rakaat keenam, seharusnya imam kembali berdiri, namun sebagian besar jamaah tetap duduk, meski ada juga yang berdiri. berkali-kali kata-kata &#8220;Subhanallah&#8221; dikumandangkan, imam yang ragu pun berdiri untuk membaca satu ayat saja, &#8220;Bismillahirahmanirrahim&#8221;, namun kumandang Subhanallah tak urung membuat ia kembali duduk dan bertahiyat, kemudian salam.</p>
<p>namun apa yang terjadi? dengan penuh ketenangan dan ringan hati, sang imam berdiri untuk kemudian berkata pada jamaahnya. &#8220;Gapapa, muhammad beneran aja masih suka salah, apalagi muhammad subhan&#8221;, meski yakin dialah yang benar. hanya satu pikiran yang langsung melintas dikepala saya.</p>
<p>adalah ketika pada zaman rasulullah, para shabat dan rasulullah berkumpul untuk mendiskusikan strategi dalam mengahadapi sebuah perang (maaf saya lupa namanya, ada yang bisa bantu?). malam sebelumnya rasul bermimpi (yang saya juga lupa isi persisnya, bantu donk!) bahwa sebaiknya kamu muslimin bertahan saja di mekkah dalam menghadapi taktik kaum Quraisy, anggapannya adalah kaum muslimin akan lebih aman di mekkah dibandingkan menyongsong musuh keluar mekkah.</p>
<p>para sahabatpun setuju, meski pendapat yang berseberangan tak kalah mayoritas, singkat kata akhirnya bersadarkan konsensus yang alot, rasul memutuskan untuk keluar berperang menyongsong musuh dibandingkan bertahan di mekkah, meski pada akhirnya kaum yang berpendapat demikian akhirnya berubah pandangan karena sadar bahaya yang akan dihadapi, namun apa yang rasul katakan?</p>
<p>beliau berkata, &#8220;tidaklah pantas seorang rasul yang telah mengeluarkan pedang dari sarungnya untuk menyarungkannya kembali&#8221;. hasil akhir perang tersebut bisa ditebak, umat islam kalah dan terpukul mundur kembali ke mekkah.</p>
<p>namun kata-kata rasul yang penuh dengan harga diri itu telah menjadi legenda, bahwa tak layak pemimpin yang notabene diangkat oleh rakyatnya sendiri tidak mengikuti dan menghargai aspirasi dari bawahannya, dan yang paling penting, tidaklah layak seorang pemimpin untuk bersikap plin-plan meski segala sesuatu pasti ada resikonya.</p>
<p>wallahu&#8217;alam bishshowab</p>
<p>wassalam</p>
<p>al-fakir ad-dhaif</p>
<p>alkindi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=114&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2010/08/11/ramadhans-diary-the-humble-leader/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(The Real) Month of Love</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2010/08/08/the-real-month-of-love/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2010/08/08/the-real-month-of-love/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 16:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat malam dunia! meski jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, entah kenapa diri ini agak-agak terusik ingin menuliskan refleksi dari qalbu terdalam, ini semua tentang sebuah bulan yang agung, dimana tak banyak orang yang tahu, bahwa bulan ini, adalah bulan spesial, seperti judul diatas, bulan ini adalah bulan cinta. stay tuned bro and sis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=112&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat malam dunia!</p>
<p>meski jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, entah kenapa diri ini agak-agak terusik ingin menuliskan refleksi dari qalbu terdalam, ini semua tentang sebuah bulan yang agung, dimana tak banyak orang yang tahu, bahwa bulan ini, adalah bulan spesial, seperti judul diatas, bulan ini adalah bulan cinta. stay tuned bro and sis<span id="more-112"></span></p>
<p>well, banyak dari kita menganggap bahwa bulan februari adalah bulan cinta, nggak lain adalah karena bulan februari dianggap sebagai bulan dimana valentine&#8217;s day, tepatnya 14 februari setiap tahun selalu diperingati, bulan yang penuh dengan coklat, pacaran, berduaan, saling melempar kata-kata romantis, jalan bareng sampe nginep-nginep, meski bila kita telisik lebih dalam, esensi, sejarah, bahkan waktunya sungguh tak bisa dijelaskan, bahkan dengan kata-kata yang paling sederhana sekalipun. semua atas nama cinta (yeah, cut the crap with that!)</p>
<p>tapi ternyata nih, ada lho the real month of love, yang tiap tahun pasti datang, meski tak diundang, yang pastinya selalu dengan tawaran cinta yang ga sekadar kata-kata, yang ternyata lebih dekat dari aliran darah setiap manusia, hmm, kayanya pernah denger kata-kata itu? dimana ya? (distracted again! lets get back to the main main wave, shall we?)</p>
<p>ternyata bulan ini adalah bulan dimana the mighty designer (baca : Allah SWT) mengobral cintanya bahkan dengan harga yang fantastis, kalau a drop-dead shopper alias para pembelanja akut mengetahui hal ini, niscaya ia akan pingsan karena harga yang ditawarkan sangat spektakuler (jadi kaya tukul nih), mungkin bahkan gratis! dan hal ini cuma berlaku satu bulan saja, dalam satu tahun! mantap!</p>
<p>aye, betul sekali, bulan itu adalah ramadhan. dan pasti pertanyaan yang timbul kemudian adalah? show me the facts! tunjukin donk buktinya, oke! saya akan tunjukkan buktinya, keep on reading . . .</p>
<p>fakta pertama adalah bulan ini dari sebelum datangnya udah diistimewain sama Allah SWT, banyak dari para sahabat rasul jaman dulu disusurh nyambut bulan ini dua bulan sebelumnya, yaitu di bulan rajab dan sya&#8217;ban, ga tanggung-tanggung bro! DUA BULAN SEBELUMNYA! gilingan ga tuh? tujuannya pasti dan sangat sederhana, biar ketika ramadhan datang, kita udah siap menerima sekarung cinta dari sang khalik, full lahir batin gitu kali ya? coba apa bukan namanya cinta kalo gitu? </p>
<p>logikanya gini, ketika kita mau kedatangan tamu, misal deh barrack obama, the president of USA, tamu yang penting banget toh? pasti pemerintah kita akan kebakaran jenggot dan nyiapin segala sesuatunya, ga lain dan ga bukan adalah ketika mr.barry datang, anggapan tentang negara kita akan kaya gini, hijau, asri, makmur, sejahtera, negara dengan masalah yang sedikit, aslinya? no comment deh, takut di-banned, he3x</p>
<p>nah ketika tamu agung (baca : bulan cinta) ini datang, Allah ga kepingin kita ga siap untuk nerima kebesaran cinta Dia. makanya Dia suruh kita buat siap-siap, kaya orang mau kedatangan pacar, pasti siap-siap dengan baju, celana, asesoris, tatanan rambut, minyak wangi, sampo, bahkan mungkin daleman baru (ups!). begitu juga harusnya kita dalam nyambut bulan penuh cinta ini. tapi dimana cintanya? makanya baca terus, biar makin penasaran, he3x</p>
<p>letak cinta di bulan ini ada banyak sebenernya, tapi saya akan dikit aja ceritanya, bukan pelit, tapi maksudnya biar jadi teaser (pancingan) buat nyari sendiri. yang pertama adalah, di bulan ini Allah ngebagi menjadi tiga bagian, meski banyak yang bilang haditsnya ga terpercaya sumbernya, tapi akan saya ceritain ulang.</p>
<p>10 hari tahap pertama adalah tahap diampuni segala dosa, 10 hari kedua adalah diturunkan diskon cinta-Nya Allah bisa dalam bentuk rahmat, maghfirah, de el el, dan tahap ketiga adalah diharamkan diri kita dari api neraka (maaf kalo salah terjemah, mohon dilurusin ya) itu bukti cinta paling otentik dalam sejarah manusia, lho kok bisa? mari kita bahas, yuuuk . . .</p>
<p>gini sob, logika sederhananya, ketika seseorang beneran mencintai sesuatu (entah itu dalam bentuk orang, uang, kekuasaan, bahkan nafsu) dia akan berusaha untuk melupakan apa yang pernah dilakuin pasangannya di masa lalu, entah dia pengguna narkoba, pernah jadi callgirl, supir taksi, tukang ojek, atau apapun itu, ketika kita jatuh cinta, semua background itu jadi hal kesekian yang bakal kita pikirin, ya ga? sama donk kaya tahap 1 tadi. kita akan ngampuni segala dosa pasangan kita, tul?</p>
<p>kemudian, kalo kita mencintai seseorang makin dalem, pastinya kita akan ngasih segala sesuatu buat yang kita cintai, bahkan kalo perlu berkorban segala, ya waktu, tenaga, pikiran, uang, de el el, pasti kita korbanin semua buat sang pujaan hati, begitu juga sama Allah, bukti cintanya buat kita adalah dia ngasi segala sesuatu yang dia punya cuma buat orang yang njalanin ramdhan dengan bener di fase kedua ramadhan, mantaps kan? masih ga percaya bulan ini the real month of love? check this out!</p>
<p>lanjut ke tahap ketiga, ketika cinta kita makin dalem maka kita akan berusaha buat jadi satu kesatuan sama orang (benda) yang kita cintai, singkatnya gini, duitmu duitku, rumahmu rumahku, masalahmu masalahku, waktumu ya waktuku juga, senangmu senangku, senyummu senyumku. ini justru paralel sama tahap ketiga tadi, dibebaskan dari siksa api neraka, gambarannya gimana?</p>
<p>gini lho, api neraka dan siksanya itu gambaran dari segala kesusahan dunia yang menghantui tiap manusia, nah jika Allah udah cinta, maka segala kesusahan yang ngehalangin kita, juga jadi kesusahan dia, dan ketika kita minta bantu, apa mungkin Allah gakan bantu? you know the answerlah.</p>
<p>itu sih sekelumit bukti cintanya Allah di bulan penuh cinta ini, sebenernya masih banyak lagi yang lain, ada lailat al-qodr (baca : lailatul qodar), kalo tanggal dituruninnya Al-Qur&#8217;an masuk ramadhan juga ga ya?, sampe eid al mubarak (baca : iedul fitri), cari ndiri ah! cape ngetiknya nih! well yang jelas, ramadhan kali ini udah deket banget, balik lagi ke kita, mau dapet ngerasain gimana cintanya Allah atau malah mberengut karena ngerasa disiksa ama ramadhan? buat bonus saya ingin ngasitau rahasia besar nih, sssstttt, tapi jangan bilang siapa-siapa ya? janji? </p>
<p>di bulan ini Allah lagi mabuk cinta stadium 7, apa yang kita minta, asalkan persiapan dan jalanin plus niatnya bener (baca : ikhlas), pasti dikabulin ama Allah, kapan lagi bisa manja-manjaan sama sang maha pencinta? karena ini the real month of love! rugi banget sob kalo ga kita manfaatin, seabis-abisnya! sekali lagi, karena bulan ini adalah the real month of love!</p>
<p>wassalam</p>
<p>al-fakir ad-dhaif</p>
<p>alkindi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=112&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2010/08/08/the-real-month-of-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alone in a Riot</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2010/06/20/alone-in-a-riot/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2010/06/20/alone-in-a-riot/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 09:21:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat sore dunia! saya hanya berharap teman-teman sekalian yang berkunjung tidak bosan berkunjung, dan terus memberikan semangat bagi diri yang fana ini, untuk terus mengetukkan jari pada tuts keyboard dan terus berkarya, meski mungkin dunia tuli akan kehadiranmu. tetap bersama saya ya? jujur saja, akhir-akhir ini saya merasa sangat kesepian, karena kutuliskan puisi ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=109&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat sore dunia!</p>
<p>saya hanya berharap teman-teman sekalian yang berkunjung tidak bosan berkunjung, dan terus memberikan semangat bagi diri yang fana ini, untuk terus mengetukkan jari pada tuts keyboard dan terus berkarya, meski mungkin dunia tuli akan kehadiranmu. tetap bersama saya ya?<span id="more-109"></span></p>
<p>jujur saja, akhir-akhir ini saya merasa sangat kesepian, karena kutuliskan puisi ini.</p>
<p>sepi, sendiri<br />
segala yang ada di sisi<br />
terasa makin tak berarti<br />
lagi dan lagi</p>
<p>sepi, menyelimuti<br />
raga yang rapuh<br />
jiwa yang kering<br />
semakin menjadi</p>
<p>sepi, disini<br />
raga yang merindu cinta suci<br />
hingga kini tak mau peduli<br />
tolehkan wajah,<br />
timbulkan sakit tak terperi</p>
<p>sepi, kembali<br />
aku ingin kembali<br />
menjadi dzarrah yang tak berarti<br />
pasrah akan kehendak-Nya</p>
<p>sepi, menanti<br />
menunggu sahabat sejati<br />
yang tak lekang oleh waktu<br />
yang tulus menggenggam hati<br />
dengan senyum yang selalu dinanti</p>
<p>sepi, menjadi<br />
ketika diri dibekap sunyi<br />
hanya hati sebagai lentera<br />
menerangi jalan yang penuh<br />
menjadikan diri semakin menjadi sepi<br />
kini dan nanti</p>
<p>aku masih disini<br />
sepi, sendiri<br />
sepi, menyelimuti<br />
sepi, kembali<br />
sepi, menanti<br />
sepi, semakin menjadi</p>
<p>wassalam</p>
<p>-al fakir, ad dhaif-<br />
-alkindi-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=109&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2010/06/20/alone-in-a-riot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cycle of Life</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2010/06/06/cycle-of-life/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2010/06/06/cycle-of-life/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 12:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat malam dunia ! senangnya bisa menulis kembali, lebih dari setahun saya terbelenggu dengan rutinitas yang seolah tanpa akhir. well, itulah dilema hidup, terkadang melakukan yang kita sukai artinya harus rela dengan hidup sederhana, karena kemungkinan hasil yang didapat tidak akan signifikan. tapi saya percaya, bahwa tuhan maha adil, ia akan memberikan sesuatu bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=101&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat malam dunia !</p>
<p>senangnya bisa menulis kembali, lebih dari setahun saya terbelenggu dengan rutinitas yang seolah tanpa akhir. well, itulah dilema hidup, terkadang melakukan yang kita sukai artinya harus rela dengan hidup sederhana, karena kemungkinan hasil yang didapat tidak akan signifikan. tapi saya percaya, bahwa tuhan maha adil, ia akan memberikan sesuatu bagi umatnya yang tekun dalam berusaha. tul?</p>
<p>kali ini, mungkin saya akan berusaha menulis tentang sesuatu yang simpel, sesuatu yang mungkin akkrab dengan kehidupan kita sehari-hari, yaitu tentang cycle of life, siklus kehidupan, stay tuned<span id="more-101"></span></p>
<p>bagi sebagian besar dari manusia, kehidupan adalah tentang momen, ketika kita masih bernafas dan hidup dalam cairan, makan dan minum juga dalam cairan, tersuplai dengan baik dan selalu terpenuhi, apa yang kita inginkan selalu ada. itulah masa-masa yang ditulis dalam buku-buku kedokteran sebagai fase pra-kehidupan, atau masih berupa fetus, janin, calon bayi, atau apapun namanya. dan kita hidup dalam zona nyaman itu selama ratusan hari. well, seiring dengan berjalannya waktu, kitapun dipaksa untuk keluar dari zona nyaman itu, untuk mengemban tugas sebagai wakil tuhan di muka bumi ini.</p>
<p>itulah fase kedua, fase dimana kita terbuang dari segala ayang selalu bisa kita dapat, dan mulai mendapatkan penderitaan pertama kita, tak heran memang, ketika kita keluar dari segala bentuk kemapanan itu, kitapun meneteskan H20 pertama kita, dan ia mulai bercucuran, ditambah lagi dengan terproduksinya getaran pertama dalam pita suara alami kita, dan kita mulai berteriak. sungguh merupakan sebuah respon yang sangat wajar bukan? bahkan para dokter menganggap luapan emosi pertama yang wajar pada seorang bayi adalah tangisan, mereka menganggap menangis adalah luapan emosi dasar dari manusia. maka alangkah mulianya, jika kita sering menangis, mengingatkan kita akan awal penciptaan kita, yang sangat tak berdaya dan ultra lemah.</p>
<p>fase ketiga, merupakan fase yang penuh dengan cinta, kasih sayang, dan perhatian yang penuh dari malaikat pelindung kita, fase pertumbuhan, dimana semua yang kita alami selalu merupakan keajaiban bagi mereka yang peduli. bahkan bertambahnya berat badan merupakan sebuah berkah yang tak terkira bagi orangtua kita, sebuah keriput halus yang menghilang dalam hitungan tahun, berubah menjadi kulit yang kencang merupakan sebuah hal yang wajar, sebuah ironi, karena di fase remaja dan dewasa, hal itu merupakan aib yang tak terperi dan tak termaafkan.</p>
<p>selanjutnya, fase anak-anak, fase yang penuh dengan warna dan keceriaan, dimana kita selalu mendapatkan informasi dan mempelajari segala sesuatu yang baru setiap saat, saat dimana kita tak lagi takut untuk mencoba, bahkan didorong sepenuh hati oleh orang-orang disekitar kita, &#8220;jangan takut&#8221;, &#8220;jangan menyerah&#8221;, &#8220;ayo, coba lagi&#8221;, &#8220;pintar&#8221;, kata-kata penuh motivasi, positif, dan sangat membangun itu menjadi asupan dalam keseharian hidup kita, sebuah langkah kecil tertatih adalah keajaiban bagi semua. dalam fase ini kita mencoba sendiri semuanya, dan tak pernah takut akan kegagalan, apalagi putus asa. well, dapat dibayangkan bila seorang anak yang sedang berusaha berjalan, tiba-tiba terjatuh, dan kapok untuk mencoba berdiri lagi.</p>
<p>waktu berjalan dengan cepatnya, hingga kitapun beranjak remaja, bertransformasi menjadi pribadi yang baru, fase dimana segala sesuatu yang sejak kecil ditanamkan kepada diri kita, meresap dengan cepat, dan menguap ke udara, waktu dimana kita ingin lepas dari segala sesuatu, dan menjadi orang yang baru, &#8220;peduli setan dengan segala aturan yang berlaku, mereka adalah belenggu&#8221;, pikir kita, juga kemungkinan besar kita kembali berpikir sebagai anak-anak, menyerap segala sesuatu baik yang positif maupun yang negatif, namun bertubuh dewasa. dan lingkungan menjadi dalai lama bagi kita, seakan itulah yang paling bijak. juga dimana kita mengecap rasa yang asing bagi jiwa, yaitu rasa cinta. yang jika tak dijaga dengan baik, ia akan berubah menjadi pemuasan nafsu belaka, bak serigala lapar yang didepannya tersaji daging segar. fase ini, fase yang sangat berbahaya, dan dapat menjadi patokan seumur hidup kita, jika dalam fase ini lingkungan kita tak stabil, mendapat inputan yang buruk, dan kebaikan menjadi hal yang tabu, maka bencana pasti akan terjadi di sisa perjalanan kita.</p>
<p>perjalanan berlanjut, menuju fase dewasa, dimana dalam fase ini, kita justru sering kehilangan nilai-nilai yang pernah kita dapat, kita yang dari awal memang ditakdirkan untuk menderita, seringkali mengeluh, tentang materi yang tak seberapa. kita yang dahulu dididik dengan kata-kata positif begitu mudah menyrah cuma karena kita selalu menerima, padahal kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, bukan? kitapun semakin egois dan apatis, lebih ingin bermasturbasi, memuaskan diri sendiri dan cuek dengan keadaan orang lain, tak seperti fase remaja, yang menuhankan lingkungan dan teman, dalam fase ini tuhannya adalah ego kita sendiri.</p>
<p>kemudian berkhirlah fase dewas dan kita mulai kembali ke fase tua, dimana didalam fse ini, segala daya upaya, kemampuan fisik yang kita agungkan, tak yang encer, kemashyuran, popularitas, harta, anak-anak yang kita cintai, segalanya akan lenyap, dan kita kembali sendiri. kelamahan, keriput, ketakmampuan, semua muncul dengan sangat cepat, dan kita kembali ke fase anak-anak lagi, bedanya, hanya bedanya tak banyak yang mau membantu kita lagi.</p>
<p>begtulah sekelumit lingkaran kehidupan yang semu, dan sangat singkat, pertanyaan besar yang mengemuka adalah, apa yang hendak kita tinggalkan untuk dunia ini, untuk negara kita tercinta, banga kita, keluarga kita, atau bahkan untuk diri kita sendiri, dan mulailah menjernihkan diri, wahai pikiran yang ternoda oleh kemilau dunia.</p>
<p>wassalamu&#8217;alaikum</p>
<p>-alkindi-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=101&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2010/06/06/cycle-of-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obama, Gaza, and Indonesia, so what?</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2009/01/21/obama-gaza-and-indonesia-so-what/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2009/01/21/obama-gaza-and-indonesia-so-what/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 19:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum Selamat pagi Dunia ! Rabu, 21 Januari 2008, 00.00 WIB Presiden terpilih Amerika Serikat, Barrack Obama, Hari ini resmi terpilih menjadi presiden negara adikuasa ke-44. Dalam pidatonya, Obama yang pernah tercatat tinggal di Indonesia selama kurang lebih dua tahun itu banyak membahas tentang ekonomi dan perbedaan yang harus dijembatani antara Amerika dengan dunia Islam. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=96&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> <span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Assalamu’alaikum</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Selamat pagi Dunia !</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Rabu, 21 Januari 2008, 00.00 WIB</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Presiden terpilih Amerika Serikat, Barrack Obama, Hari ini resmi terpilih menjadi presiden negara adikuasa ke-44. Dalam pidatonya, Obama yang pernah tercatat tinggal di Indonesia selama kurang lebih dua tahun itu banyak membahas tentang ekonomi dan perbedaan yang harus dijembatani antara Amerika dengan dunia Islam. Ia juga menambahkan akan menjalin kerjasama dengan negara-negara muslim yang moderat.<span id="more-96"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Saya hanya bisa tercenung mendengar semua hal itu, pikiran saya yang terus-menerus bergerak mencari titik stabil ternyata takkan puas dengan segala sesuatu, ia mulai memberontak keluar dari sarangnya yang nyaman. Menggerum lapar nampaknya . . .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Seperti yang kita ketahui bersama, Obama punya masa lalu yang sangat beragam, dari ortunya yang bercerai, lalu tercatat pernah tinggal di menteng, Indonesia, kemudian mempunyai prestasi akademis yang gemilang di Harvard -bagaimana tidak, seorang yang pernah lulus dengan predikat Magna Cum Laude pastilah brilian, bukan?-, lalu menjadi presiden organisasi yang dominan dengan kulit putih, sampai menjadi seorang senator Illinois, dan sekarang menjadi orang paling penting di negara Amerika Serikat -kalau kita tidak mau bilang, Dunia-.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Perjalanannya yang penuh dengan dinamika, sampai kepada kharismanya, membuat dunia terpesona, tapi tidak dengan saya! Saya merupakan seorang diantara banyak yang meragukan kemampuan ayah dua putri ini. Bagaimana tidak, diluar tampilan pria kulit hitam yang elegan ini, ternyata ada beberapa fakta penting yang membuat rasa kagum saya relatif luntur. Fakta-fakta yang penting namun selama ini cenderung tak banyak orang yang mau membicarakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Pertama, Obama yang terlahir sebagai seorang muslim dari seorang ayah berkewarganegaraan Kenya. Rela membuang nama tengahnya yang mengandung unsur Islam. Yap, betul sekali, Mr.Obama punya nama tengah Hussein yang notabene merupakan nama salah satu nabi dalam Islam. Bukan untuk kepentingan apapun, tapi demi meraih simpati lobi yahudi yang memang kental dalam peta perpolitikan Amerika. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Well, di negara yang satu itu, ada sebuah hukum tak tertulis bahwa seorang presiden Amerika haruslah mendapat dukungan dari kaum yahudi yang menguasai ekonomi, kalau tidak ya pastilah dia takkan menjadi presiden.Fakta ini juga menjelaskan dengan sangat gamblang bahwa diduga, dari dukungan yahudilah dana kampanye Mr.Obama yang tercatat mencapai salah satu jumlah terbesar dalam sejarah pemilihan presiden Amerika berhasil digalang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Kedua, Obama rela mengganti agama aslinya yang Islam dengan agama yang menjadi mayoritas di USA, apalagi kalau bukan kristen. Hal ini masih juga terkait dengan kepentingan pendulangan suara Mr.Obama, tentunya para pemilih akan lebih nyaman memilih presiden yang beragama mayoritas dibandingkan dengan memilih presiden dengan agama yang berbeda dengan mereka, pastilah ini sangat berhubungan dengan ‘rasa keterwakilan’ mayoritas penduduk di USA.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Ketiga, fakta yang mungkin luput dari media -atau mungkin sengaja diluputkan </span><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>J</span></span><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">- adalah media yang digunakan oleh Mr.Obama dalam kampanyenya. Kalau anda jeli tentu anda akan mengerti. Apalagi kalau bukan Facebook. Ada apa dengan Facebook? Guess what? Ternyata Facebook dimiliki oleh Mark Zuckerman yang seorang Yahudi. So what? Toh ga ada hubungan langsung dengan Obama toh? </span><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>J</span></span><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN"> mungkin begitulah pola pikir sederhananya, tapi jika ditilik lebih lanjut ternyata diduga bahwa setiap iklan yang dipasang di Facebook akan masuk ke kocek Yahudi Internasional, yang notabene merupakan jaringan penguasa ekonomi USA. Semakin banyak orang yang berkunjung ke Facebook maka semakin kaya Yahudi Internasional, dan Facebook adalah media yang dipakai Mr.Obama untuk berkampanye, can you see the <strong>bold words</strong> already?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Keempat, pada pidatonya yang berdurasi 15 menit itu, Mr.Obama mengutip pernyataan dari Martin Luther King -tokoh yang dianggap mewakili kalangan kulit hitam-. Martin Luther King bilang bahwa ‘someday, in the future, we will reach and become prosperous in the promised land’. Obama mengartikan kata-kata yang terlontar dari bibir Martin kurang lebih empat puluh tahun lalu itu sebagai hari ini, dimana setiap warga Amerika adalah setara dan punya hak untuk meraih mimpinya -salah satu mimpi Obama adalah jadi Presiden-, dan mimpi Obama, hari ini telah tercapai, katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Mari kita telisik lebih dalam, shall we . . .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Kata-kata Martin Luther King itu entah kenapa mengusik diri saya, kok ya hampir sama dengan janji nabi Musa beribu tahun lalu ya? Kalau saya tidak salah di kitab mereka juga ada pernyataan yang seperti itu juga. Lalu apa hubungannya? Well, salah satu dalil yang dikemukakan oleh Israel tentang penindasannya di negara berdaulat Palestina adalah ayat itu. Mereka mengklaim bahwa tanah Palestina adalah the Promised Land mereka. Dan kita semua tahu bahwa Israel merupakan negara dengan populasi penduduk Yahudi terbesar, yang mengendalikan semua bangsa Yahudi di seluruh dunia, termasuk Amerika. Hmm, kira-kira apa para pembaca sudah mulai get connected ya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Oke kita tutup fakta-fakta itu ya, sekarang kita akan bicara tentang Gaza, masih berhubungan dengan pidato presiden Obama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Dalam pidatonya yang -menurut dunia- mengesankan itu, pria kulit hitam pertama yang jadi presiden Amerika Serikat ini mengungkapkan niatnya untuk bekerja sama dengan dunia islam. To build a new world order, katanya. Ia secara eksplisit tidak menyebut-nyebut tentang irak dan afghanistan -yang dulu justru digaungkan sebagai peringkat pertama dalam kampanyenya-, tapi ia menyebut tentang perdamaian dunia yang bisa dicapai dengan cara bekerjasama bersama dunia islam, tapi sama sekali tidak menyinggung perang Gaza. Entah kenapa saya kembali bersikap skeptis akan hal ini, kok jadi seperti berstandar ganda ya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Di kesempatan lain, ia menyebut-nyebut bahwa Jerussalem adalah ibukota abadi bagi negara Israel, hal itu pasti akan menyulut kemarahan rakyat Palestina yang dari dulu merupakan pewaris sah tanah Jerussalem. Kalau ditilik ke masa yang lebih lalu, justru banga Bani Israel sebagai nenek moyang bangsa Yahudi justru berbelok ke arah mesir ketika Nabi Musa membuka jalan menuju tanah Palestina. Alasannya klasik, tanah Palestina -kala itu mereka nilai- tidak bernilai ekonomis. Kok ya bisa diklaim sebagai ibukota mereka tho yo? Hmm, mulai plin-plankah Mr.President?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Oke kita berhenti bicara gaza, sekarang ngomongin dalem negeri aja deh ya, gimana?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Indonesia, sebuah negara yang mengagumi Obama karena -cuma- pernah ditinggali Mr.President selama kurang lebih dua tahun, -itupun cuma untuk menjalani masa kanak-kanak saja- sangat bergembira dengan terpilihnya Barrack Obama. Sebuah harapan pun membuncah tinggi, bahwa Amerika akan mengangkat ekonomi Indonesia keluar dari krisis global pun kembali mengemuka dan lagi, pastinyalah hubungan Indonesia dan Amerika akan bertambah mesra bagai sepasang suami-istri yang baru saja berbulan madu, harmonis, hangat, dan penuh cinta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Kata siapa?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Kalau dilihat lebih cermat, dalam pidato pertamanya, -kalau kita juga mau tutup mata dalam pidato-pidato lain selama kampanyenya- Obama sama sekali tidak menyinggung soal Indonesia sama sekali, pun dalam hubungan telepon antara presiden SBY dengan Obama beberapa waktu silam ia tak berbicara tentang Indonesia secara banyak, yah paling hanya sebatas ia cukup rindu makan nasi goreng dan naik becak saja. Ekonomi? Ntar dulu kali ya . . . Urusan subprime mortgage dalam negeri aja udah susyeeeh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">Dari keseluruhan ulasan kita bisa menarik satu benang emas, Obama adalah seorang figur dengan kemampuan branding diri yang ultra hebat, tapi kalau soal jadi presiden gimana? Yah kita lihat saja dulu . . . (hmm, kok jadi ingat sama iklan BBM ya, yang turun sampe 3x itu, tapi bukan karena usaha internal, tapi karena harga dunia yang memang turun)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">One final phrase is . . .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">The world is waiting Mr.President, Barrack Hussein Obama Jr. Lets prove! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">or . . . (ga tega nyebutnya, udah ah. . .)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">wassalam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">al-fakir ad-dhaif</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="IN">-alkindi-</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=96&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2009/01/21/obama-gaza-and-indonesia-so-what/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>We&#8217;re An Animal . . .</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/were-an-animal/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/were-an-animal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 00:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat sore dunia ! banyak orang yang menganggap bahwa kecerdasan intelegensi adalah segalanya. para mahasiswa dengan indeks prestasi yang berkisar angka tiga merupakan jaminan mutu akan kinerjanya dalam dunia kerja. sedangkan mahasiswa dengan indeks prestasi yang lebih kecil dari itu merupakan pekerja dengan kualitas kelas dua, bagaimana dengan pekerja dengan indeks prestasi yang lebih kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=64&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat sore dunia !</p>
<p>banyak orang yang menganggap bahwa kecerdasan intelegensi adalah segalanya. para mahasiswa dengan indeks prestasi yang berkisar angka tiga merupakan jaminan mutu akan kinerjanya dalam dunia kerja. sedangkan mahasiswa dengan indeks prestasi yang lebih kecil dari itu merupakan pekerja dengan kualitas kelas dua, bagaimana dengan pekerja dengan indeks prestasi yang lebih kecil lagi? silahkan tebak sendiri karena saya tidak mau dituduh sebagai tukang cap kualitas orang.<span id="more-64"></span></p>
<p>didunia industripun tak jauh berbeda. mari kita lihat iklan berikut ini. dibutuhkan karyawan dengan indeks prestasi kumulatif 3.00.  dari jurusan teknik industri dan dari universitas ternama. mungkin itu adalah sebagian dari syarat yang mereka tentukan dalam sebuah organisasi, saya tidak menganggap hal itu tabu. mungkin sudah adat dari industri yang selalu menginginkan input terbaik dengan bayaran terendah. yang hendak saya bahas disini adalah kekuatan emotional quotient dan bagaimana ia mempengaruhi kita di kehidupan sehari-hari. stay tuned . . .</p>
<p>suatu hari saya sedang asyik berwarnet ria. tiba-tiba saya dikagetkan dengan suara seorang laki-laki yang kelihatannya sangat marah. ia berteriak-teriak dengan lantang seakan menentang angkara yang sedang murka. ternyata ia sedang membentak-bentak orang sekitar warnet. dalam hati saya terbersit tanya. what is happening here? sang penjaga warnet dan si lelakipun berseteru hebat bahkan sudah hampir pukul-pukulan. setelah ditelusuri ternyata pangkal masalahnya adalah karena salah paham saja, pacarnya dianggap telah berslingkuh dengan pria penjaga warnet (come on . . ., ga mutu banget selingkuhnya, he3x)</p>
<p>next time saya sedang berjalan-jalan menaiki sepeda motor saya (harusnya mengemudi), saya berjalan dengan kecepatan sedang sementara saya biarkan mereka mendahului saya. lalu dikejauhanterlihat orang-orang berkerumun, segera saya tepikan motor saya, dan langsung menyeruak ketengah orang-orang itu. ternyata dua orang pria sedang saling baku hantam. dengan heran, saya bertanya kepada orang-orang yang terlebih dahulu ada di tempat itu. sebabnya simpel, cuma karena mobil yang belakang menyodok mobil depan dan membuat catnya terkelupas dan body mobil jadi penyok. </p>
<p>sebenarnya pengemudi yang dibelakang sudah ingin berdamai dan mengganti kerusakan/ namun karena amarah pengemudi yang depan segera larut dan menghajar pengemudi belakang dengan serunya. akibatnya mereka berdua pulang dengan wajah lebam dan mobil yang penyok. childish isn&#8217;t it? but its a real true story.</p>
<p>well, that was human. menurut salah satu orang bijak tempo doeloe. manusia pada dasarnya merupakan seekor binatang. dia punya nafsu dasar sebagai layaknya seekor binatang, kebutuhan dasar seperti makan, minum, dan lain sebagainya, organ-organ fisik, dan nafsu. persis sama seperti binatang. lalu apakah yang membedakan manusia dengan binatang? yap, betul sekali, tak lain dan tak bukan adalah akal budi.</p>
<p>dengan akal budi, seorang manusia menjadi jauh lebih tinggi dari binatang, ia bisa membedakan dengan mudah yang mana kegiatan yang baik baginya dan yang buruk bagi dirinya. akal budi ini bersifat suci murni. jika pada masa awal hidup manusia akal budi diisi dengan kebaikan dan contoh yang baik, maka sampai matipun ia akan terus membekas. meski bisa saja dalam hidupnya ia melakukan kegiatan yang salah, tapi akal budinya akan menentangnya selalu. namun ia bisa saja terpengaruh oleh lingkungan. jika lingkungannya selalu dalam keadaan terpelihara. maka akal budi akan juga terpelihara. </p>
<p>bagaimana jika akal budi sudah tak lagi diindahkan? maka nafsulah yang akan berperan aktif dalam mengontrol tingkah laku seorang manusia. akibatnya bisa ditebak, hanya kehancuranlah opsi yang tersedia. tak ada kompromi! mengapa? tak lain karena memang fitrah nafsu yang selalu minta untuk dipenuhi keinginannya dengan cara apapun. bukan hanya itu. nafsu juga akan meningkatkan standar kepuasannya ke tingkat yang lebih tinggi jika ia sudah dipenuhi. hal ini tentunya akan sesuai dengan hukum ekonomi tentang kepuasan manusia (kalau tidak salah nama perumusnya adalah gossen).</p>
<p>misalnya seorang yang memimpikan untuk makan bubur ayam dan selama ini dia tak pernah mendapatkannya. lalu apa yang terjadi ketika ia mendapatkannya? pastinya ia akan sangat senang dan menyantap bubur itu dengan penuh minat. namun bila setiap hari ia sarapan dan makan malam dengan bubur ayam, apa yang akan terjadi? pastinya minat ia menyantap bubur ayam akan menurun dari hari ke hari (kecuali dalam kasus ekstrim seorang maniak bubur ayam), dan pada akhirnya ia tak akan mau menyantap bubur itu lagi, membuangnya, bahkan membencinya. begitulah standar kepuasan nafsu, terus menaik ketika ia dipuaskan.</p>
<p>begitulah peranan sang akal budi, cukup penting bukan? sekarang semua saya kembalikan kepada pembaca, apakah anda mau bergantung pada nafsu alih-alih mengendalikannya? hmm . . . kalau memang begitu berarti anda adalah seekor hewan sejati. well, maybe we&#8217;re basiccally a walking animal with special priviledges, huh?. <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>wassalam</p>
<p>-al-fakir ad-dhaif-</p>
<p>-alkindi-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/varendy.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/varendy.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=64&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/were-an-animal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Milestone 4000</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/milestone-4000/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/milestone-4000/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 00:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum wr wb selamat pagi dunia! tepat sekitar sepuluh hari yang lalu blog ini kembali mencatatkan sejarah, seperti setiap blog yang ada, pengunjung yang datang merupakan salah satu indikator yang paling mudah mengkategorikan blog tersebut cukup disukai atau terkenal. kali ini blog pribadi saya telah berhasil menembus angka 4000 dalam jumlah pengunjung. mungkin bagi blog [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=93&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr wb</p>
<p>selamat pagi dunia!</p>
<p>tepat sekitar sepuluh hari yang lalu blog ini kembali mencatatkan sejarah, seperti setiap blog yang ada, pengunjung yang datang merupakan salah satu indikator yang paling mudah mengkategorikan blog tersebut cukup disukai atau terkenal. kali ini blog pribadi saya telah berhasil menembus angka 4000 dalam jumlah pengunjung. </p>
<p>mungkin bagi blog seleb seperti dian sastro, wulan guritno, sandra dewi, dan lain sebagainya, jumlah tersebut merupakan hal yang dapat dicapai hanya dalam waktu beberapa bulan saja. karena jumlah pengunjung per harinya bisa mencapai sekitar dua ratusan. tapi untuk blog saya, mencapai angka 4000 membutuhkan waktu setahun lebih, <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi saya tetap optimis, terimakasih untuk para pengunjung yang telah datang berkunjung, saya harap anda semua selalu diberi kesehatan dan berkah bagi kehidupannya. seperti selalu, kritik dan saran yang membangunnya akanselalu saya harapkan, dan jangan lupa untuk berkomentar terhadap tulisan saya, karena hanya dengan cara itulah tulisan saya bisa jadi lebih berisi dan berbobot serta menjadi lebih baik lagi, sekali lagi terimakasih banyak.</p>
<p>lima ribu pengunjung? ini aku datang!</p>
<p>wassalam<br />
-al-fakir ad-dhaif-<br />
-alkindi-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/varendy.wordpress.com/93/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/varendy.wordpress.com/93/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=93&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/milestone-4000/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rewind &lt;&lt;</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/rewind/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/rewind/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 23:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat pagi dunia! . . . . i look my youngest son i need to rewind myself looking for the feed back . . . . (kidrock-only god knows why) sebait lagu yang menurut saya cukup religius menemani saya bekerja pada siang hari itu. pelantunnya adalah tak lain dan tak bukan adalah kidrock. rocker [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=81&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat pagi dunia!</p>
<p>. . . .</p>
<p>i look my youngest son</p>
<p>i need to rewind myself</p>
<p>looking for the feed back</p>
<p>. . . .</p>
<p>(kidrock-only god knows why)</p>
<p>sebait lagu yang menurut saya cukup religius menemani saya bekerja pada siang hari itu. pelantunnya adalah tak lain dan tak bukan adalah kidrock. rocker yang dikenal dengan lagu-lagu beraroma keras ini tak lain pernah menjadi suami dari seorang pamela anderson. ia dikenal sebagai pribadi yang urakan. dari tampilan luarnya kidrock juga cukup sangar. tato menghiasi lengan dan tubuhnya. lagu only god knows why merupakan refleksi dari kondisi mental seorang kidrock. betapa ternyata dibalik perawakannya yang garang dan kelakuannya yang mungkin menurut kita lebih banyak minusnya. ia juga merupakan seorang manusia yang percaya akan tuhan. dan yang paling penting, ternyata ia juga melakukan rewind.</p>
<p>apa itu rewind? keep on reading dude . . .<span id="more-81"></span></p>
<p>rewind dalam tulisan ini berarti memutar kembali. seperti tombol rewind dalam sebuah tape, MP3 (maaf, saya tak mau menyebut merek MP3 Player terkenal dari produsen amerika yang biasanya berlogo apel-dimakan-seperempat, nanti disangka promosi gratis lagi, <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), atau DVD-Player. jika kita tekan tombol itu, maka yang terjadi adalah lagu yang sedang kita mainkan akan terputar kembali kebelakang, ke awal lagu.</p>
<p>tentunya lagu tersebut harus dihentikan dengan tombol stop terlebih dahulu baru kemudian kita tekan tombol rewind. memang tak ada masalah jika tombol rewind langsung ditekan, namun prosedur standar pabrik sebenarnya menghendaki seorang user menekan tombol stop sebelum menekan tombol rewind. hal ini tentu dimaksudkan agar alat itu tidak mudah rusak karena menyalahi standar.</p>
<p>itu kalau bicara alat elektronik. bagaimana jika rewind dilakukan dalam hidup manusia? apa bisa? tentunya jawaban yan gakan terlontar adalah pasti! ah masa sih? mungkin komentar itu yang pertama kali terlontar dari bibir ada ketika membaca tulisan ini, biasanya diikuti dengan kening yang sedikit berkerut. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tentu saja bisa, mengapa tidak? bahkan seorang ulama yang menjadi inspirasi gerakan ikhwanul muslimin pernah melakukan hal ini. kapan? tak lain adalah ketika ia menjalani masa hukuman akibat fitnah pemerintah mesir yang memang terkenal represif terhadap para whistleblower. seperti yang telah kita ketahui bersama. sayyid quthb masuk penjara tanpa sidang karena diduga telah mempraktikkan makar terhadap kepemimpinan gamal abdul nasser. kepala pemerintahan mesir pada saat itu. padahal sayyid quthb cuma berseberangan pemikiran tentang bagaimana mengelola negara mesir. simpelnya, ia hanya mengingatkan penguasa.</p>
<p>kemudian iapun ditangkap. namun dalam masa pengasingannya di penjara. dalam masa rewindnya terhadap diri sendiri. sebuah karya monumental dalam khazanah dunia islam telah berhasil ia telurkan. sebuah kitab bernama tafsir fi zhilali qur&#8217;an berhasil ia rampungkan dengan sempurna. apa isinya? tak lain adalah pembahasan tentang al-qur&#8217;an secara menyeluruh dan komprehensif. buku ini merupakan salah satu rujukan yang harus dibaca bagi para pencari makna sejati kandungan al-qur&#8217;an. hanya satu kata yang bisa terucap, luar biasa!</p>
<p>jadi apa yang dimaksud dengan rewind? mungkin cerita tentang salah satu tokoh ini bisa menyibak tabir tentang pengertian rewind.</p>
<p>seorang tokoh yang sangat terkenal di seantero dunia yaitu penemu dasar-dasar kedokteran yaitu avicenna ternyata rutin melakukan rewind dalam kehidupannya sehari-hari. tak jarang ia bertafakur di malam hari untuk melihat kebelakang dan menemukan dirinya. tak dinyana, ternyata kedekatannya dengan sang pengatur alam semesta dalam rewindnya membuatnya menemukan bukan hanya dirinya, tapi dasar-dasar pengobatan yang dibukukan dan kemudian menjadi rujukan dunia barat sampai saat ini.</p>
<p>kalau dari dimensi agama, islam menyebut rewind sebagai muhasabah, sedangkan kristen menyebut rewind sebagai retret, hindu dan buddha menyebut rewind sebagai meditasi atau tapa. bukan berpihak pada islam, namun karena agama yang saya anut merupakan islam, saya akan mengambil suatu contoh tentang pentingnya rewind.</p>
<p>tak lain adalah bulan ramadhan, islam menyebut bulan ramadhan sebagai bulan muhasabah. hmm . . . menarik bukan? sebuah fakta yang membuka paradigma berpikir yang lebih baik dalam mengenal agama kita masing-masing. bahwa ternyata islam sangat menganjurkan (kalau tak mau dibilang mewajibkan) seorang hambanya banyak melakukan rewind justru dibulan yang bagi banyak orang identik dengan ibadah ritual seperti shalat, puasa, dan lain sebagainya.</p>
<p>ada begitu banyak tokoh-tokoh lain dari berbagai macam background yang sering melakukan rewind untuk kemudian kembali melesatr maju menantang dunia. namun mohon dimaafkan karena keterbatasan saya pribadi hal itu tidak dapt saya sampaikan. saya hanya ingin mengajak kepada para pembaca agar lebih merenungi hidup ini. melihat kebelakang dan mempelajari diri kita, semua kelebihan dan kekurangan, kesalahan dan amalan yang pernah kita jalani, well, persis seperti kata kidrock, I need to rewind myself . . .</p>
<p>would you?</p>
<p>wassalam</p>
<p>-al-fakir ad-dhaif</p>
<p>-alkindi-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/varendy.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/varendy.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=81&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2008/09/07/rewind/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perspective</title>
		<link>http://varendy.wordpress.com/2008/08/29/perspective/</link>
		<comments>http://varendy.wordpress.com/2008/08/29/perspective/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 06:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>varendy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://varendy.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum selamat siang dunia! pernahkah anda mengendarai motor di jalan raya? pastinya bagi sebagian orang yang memiliki kendaraan beroda dua akan menjawab &#8220;ya iyalah, masa ya iya donk&#8221; well, saya pun juga sering mengendarai kendaraan itu. namun saya termasuk orang yang cukup beruntung (paling tidak buat saya pribadi ) karena telah bisa merasakan berkendara dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=78&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>selamat siang dunia!</p>
<p>pernahkah anda mengendarai motor di jalan raya? pastinya bagi sebagian orang yang memiliki kendaraan beroda dua akan menjawab &#8220;ya iyalah, masa ya iya donk&#8221; <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  well, saya pun juga sering mengendarai kendaraan itu. namun saya termasuk orang yang cukup beruntung (paling tidak buat saya pribadi <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) karena telah bisa merasakan berkendara dengan motor dan mobil.</p>
<p>sebagai pengendara motor saya memang termasuk aliran kontemporer (apaan tuh?),<span id="more-78"></span> pada kondisi normal, saya akan mengendara motor dengan kecepatan sedang, namun bila ada suatu hal yang membuat emosi saya menjadi naik, biasanya laju kendaraan akan bertambah cepat seiring dengan mengencangnya tarikan gas di tangan kanan saya. maklum anak muda. he3x. bersamaan dengan itu fokus pandagan menjadi terarah ke kendaraan yang tadi telah berbuat seenaknya dan tak memikirkan yang lain.</p>
<p>pada kondisi ini, ternyata skill mengemudi saya simultan menjadi bertambah beberapa kali lipat, begitu juga dengan nyali, dan logispun tercampakkan. menyalip dari kiri dan memotong jalan seenaknya, mepet dengan mobil dan sewaktu-waktu berubah arahpun tak jarang saya lakukan. menurut saya sewaktu mengendara motor, hal itu sah-sah saja. hal itu terus menerus tertanam dalam benak saya, sampai ketika sebuah peristiwa akbar (rada hiperbol yah <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) merubah pandangan saya itu.</p>
<p>peristiwa itu tak lain dan tak bukan adalah ketika saya ditawari mengendara mobil oleh salah satu kolega. memang ini bukan kali pertama saya memegang mobil. saya sudah pernah diajari oleh instruktur beberapa waktu silam, namun memang lebih banyak berkutat di jalan tol saja.</p>
<p>kali ini beda, saya ditawari (mungkin lebih tepatnya ditantang) untuk membawa mobil menuju kawasan jakarta timur. bagi teman-teman yang familiar dengan industri kulit kecil kelas rumahan yang berada di jakarta timur pasti tau tempat ini. mulailah saya mengengendara dengan asyiknya. seperti pada awalan semua hal. segalanya berlangsung mulus dan tanpa hambatan berarti.</p>
<p>sampai ketika saya memasuki kawasan yang padat. tiba-tiba dari belakang saya arah kiri. menyusul motor dengan kecepatan yang tinggi. saya yang super kaget segera membanting stir kearah kanan. tak disangka, dari arah kanan juga motor mendahului saya dengan klakson yang memekakkan telinga. saya panik bukan kepalang, untungnya teman saya segera mengambil alih kemudi dan menenangkan saya. &#8220;relax, everything is under control&#8221; katanya dengan senyum tenang. tapi kejutan terus datang, kejadian itu tak hanya berlangsung sekali, tapi berkali-kali dalam perjalanan saya menuju jakarta timur.</p>
<p>mau tak mau sayapun banyak marah kepada para pengendara motor itu. bukan karena apa-apa, saya marah karena saya merasa ngeri akan kelakuan mereka. bagamana bila mereka tertabrak oleh mobil saya? bukankan mobil selalu saja akan aberada di pihak yang salah jika menabrak motor ataupun orang, meskipun misalnya orang tersebut menyeberang di tempat yang tak semestinya, ataupun dalam kasus lain motor yang memang memotong jalur mobil.</p>
<p>begitulah adanya realitas yang terjadi, dalam kesempatan ini saya tidak ingin men-judge bahwa motor itu salah atau lain sebagainya, namun saya hanya ingin menggarisbawahi tentang bagaimana sebuah kejadian jika disikapi dalam perspektif berbeda. ternyata hasilnya juga akan berbeda, bahkan bisa saja menimbulkan kesimpulan baru yang diluar dugaan.</p>
<p>dalam kasus kita kali ini, adalah tentang bagaimana berkendara sebagai pengendara motor dan sebagai pengendara mobil. tentu saja bukan pembaca yang menjadi target saya, tapi juga diri saya pribadi, tak lain adalah karena pernah merasakan berada di sarana yang berbeda, meski tempatnya tetap sama. ternyata benar bahwa semua hal itu adalah relatif, namun akan jadi sebuah hal yang sangat baik jika kita bisa merasakan keduanya secara sekaligus. kita akan jadi pribadi yang lebih bijak dalam menghadapi segala sesuatu. </p>
<p>bayangkan para pengungsi palestina yang rumahnya kini tergusur dan harus hidup dalam belas kasihan orang lain, atau rasakan derita para korban perang georgia yang hidup dalam kecemasan? bagaimana dengan para fakir miskin yang penghasilannya hanya bisa untuk menghidupi 24 jam hidupnya? apa kita tetap akan bisa memandang remeh uang lima ratus rupiah kalau kita ada berada dalam posisi mereka?</p>
<p>harapan saya memang tidak terlalu tinggi kepada para pembaca, saya tidak mengaharapkan teman-teman semua akan langsung bisa menjadi bijak dalam menghadapi kehidupan ini. tapi paling tidak kita bisa jadi lebih bijak dalam berkendara ketika naik motor. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>wassalam</p>
<p>-al fakir ad dhaif-</p>
<p>-alkindi-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/varendy.wordpress.com/78/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/varendy.wordpress.com/78/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/varendy.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/varendy.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=varendy.wordpress.com&amp;blog=794717&amp;post=78&amp;subd=varendy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://varendy.wordpress.com/2008/08/29/perspective/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4326c2aa5c5530fece8c46d313acecb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Alkindi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
